Text
Mencari Dasar Bersama
Ancaman terhadap kekacauan tatanan global oleh tindakan anarkis dan terorisme, sebagai konflik modern-postmodern, seharusnya mendorong setiap agama ambil bagian dalam tanggung jawab ini. Akan tetapi, lebarnya jurang antara refleksi dogmatis dan praktis etis menyebabkan theologia religionum mengalami kemandulan pada tatanan praktis-konkret, ditambah pendekatan yang serba dogmatis-doktriner menjadi penyebab kegagalan dialog antar-iman. Untuk memperjuangkan sebuah tatanan sosial-etis secara global, global Ethic yang dipandang sebagai produk postmodernismem dapat menjadi titik berangkat semua agama untuk memulai bergandengan tangan memperdamaikan konflik modern-postmodern. Dengan buku ini diharapkan menjadi motivasi bagi para akademis untuk terus menggali gagasan-gagasan yang dapat terus dikembangkan dan dioperasionalkan menuju terciptanya rekonsiliasi dan kedamaian sejati dalam masyarakat Indonesia majemuk ini.
No other version available