Kemandirian adalah titik berangkat untuk menghasilkan produktivitas dan pemaknaan yang mendalam. Inilah inti pemikiran yang diharapkan agar menjadi bahan diskusi di antara pendidik, orang tua, dan pengamat serta ahli-ahli agama.
Pada zaman ini, para guru Sekolah Minggu ditantang untuk mengajar secara kreatif dan menarik bahkan dengan alat dan bahas sederhana. Jika tidak, tidak tertutup kemungkinan anak-anak enggan bersekolah Minggu dan lebih memilih menonton tayangan film di televisi.
Anak-anak yang berlari-larian ke sana kemari, tidak mau mendengarkan atau memperhatikan guru dan lebih asyik mengobrol dengan teman di sebelahnya. Suasana seperti inikah yang anda jumpai di kelas Sekolah Minggu atau persekutuan Anda? Hati-hatilah! Jangan-jangan metode dan cara Anda mengajar menoton sehingga mereka bosan dan jenuh mendengarkan Anda. Dalam buku ini dipersembahkan kepada Anda yang…
Setiap guru Sekolah Minggu tentu menginginkan cara-cara dan sarana yang efektif untuk menyampaikan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan kepada para muridnya. Ilustrasi atau cerita singkat dapat menjadi sarana yang cukup efektif untuk menyampaikan suatu pesan, secara khusus kebenaran-kebenaran Firman Tuhan. Buku ini menghimpun ilustrasi dan cerita menarik yang dapat digunakan sebagai sarana untuk me…
Di tengah-tengah gelombang serangan media informasi yang kian canggih, Sekolah Minggu mendapat tantangan yang serius. Apakah Sekolah Minggu masih dapat menjadi media terbaik untuk mendidik anak-anak? Apakah Guru Sekolah Minggu mampu membuat anak-anak kia berminat tehadap Sekolah Minggu? Buku ini tidak memberi jawaba teoritis. Buku ini justru memberi jawaban konkret. Kuncinya adalah Kreativitas!
Banyak orang mendengar firman Tuhan melalui Sekolah Minggu dan diselamatkan. Namun, lebih banyak lagi yang belum mendengar apalagi diselamatkan. Sekolah Minggu merupakan tempat yang terbuka untuk memahami maksud dan rencana Allah bagi mereka. Bila Sekolah Minggu dikelola dengan baik, maka semakin banyak jiwa yang dapat diselamatkan
L’ESPRIT DES LOIS telah membawa Montesquieu ke puncak kemasyurannya sebagai pemikir politik. Kemasyurannya itu telah merambah luas, menembus batas-batas Eropa dan memberi inspirasi para ilmuan maupun praktis politik di seluruh dunia.
Ada sejumlah faktor atau sering kita anggap sebagai masalah yang secara konstan mewarnai perjalanan politik bangsa Indonesia. Faktor-faktor tersebut adalah: pluralitas masyarakat, orientasi politik, elite politik dan sistem seleksinya, masalah demokrasi, dan pembangunan politik. Buku ini penulis berusaha menjelaskan dan menguraikan profil, perilaku, serta dampak dari masing-masing faktor itu t…
: Dalam buku ini dibicarakan kesenjangan kaya miskin di antara negara-negara Barat dan Timur. Buku ini juga diperkaya dengan data mengenai perubahan dalam kehidupan keluarga dalam konteks modernisasi; perkembangan kota, kajian psikologis terhadap gejala modernisasi, gerakan keagamaan dalam hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi dan perubahan sosial, politik negara Dunia ketiga , kelompok etni…
Buku ini mengandung data desriptif mengenai sejumlah suku bangsa dan rumpun masyarakat terasing di Indonesia, yaitu biasanya suku-suku bangsa kecil yang tinggal di pemukiman yang tidak tetap karena bermatapencarian meramu satu atau tanaman lain, atau karena mereka hidup dari bercocoktanam berpindah (ada juga yang menangkat ika sambil mengembara di laut dan tinggal di dalam perahu